Tuntut Pembayaran Gaji dan Uang Lembur Optimal, Puluhan Karyawan Datangi Graha PMA



BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Suasana berbeda nampak terlihat di Kantor Grha Prima Multi Artha (PMA) Group di Jalan Puyau Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Kalsel, Jumat (7/4/2017) pagi.

Pasalnya, kantor yang biasa lengang, pagi itu malah terlihat ramai serta riuh setelah kedatangan puluhan karyawan

Adapun kedatangan karyawan dua anak perusahaan PMA Group, PT Andhika Jaya Perkasa dan PMA, adalah bermaksud menuntut haknya.

Mathias Manus misalnya, seorang perwakilan karyawan PMA itu pun bahkan mengaku sudah dua bulan tidak optimal menerima gaji dan lembur selama bekerja di PMA.

Sementara tingginya keperluan hidup selama dua bulan terakhir, memaksanya harus mencari uang dengan berbagai cara guna memenuhi kebutuhan tersebut.

“Ya, tentu banyak. Bahkan saking tak mampunya membayar tagihan kredit rumah, saya sempat nyambi menebas rumput di lahan teman saya,” ujarnya kepada Metro Banjar.

Lebih lanjut, Mathias menjelaskan pihak perusahaan sebetulnya memang ada membayarkan separo gajinya dan karyawan yang lain.

Namun pembayaran tersebut dirasa belum optimal lantaran tidak termasuk gaji di periode Maret dan lembur selama dua bulan terakhir.

” Kalau normalnya gaji saya sekitar sebesar Rp 4.800.000 kemudian ditambah lagi uang lembur sekitar Rp 7 jutaan. Sebetulnya masing-masing karyawan mendapatkan gaji dan lembur berbeda-beda sesuai jabatannya, ” jelas Mathias.

Sekitar satu jam menunggu di halaman kantor Grha PMA Group, akhirnya niatan para karyawan terpenuhi.

Meskipun pertemuan siang itu, mereka hanya diwakilkan bagian HRD PMA Group, Yohanes dan Ikhlas.

Mediasi diantara kedua belah pihak pun berlangsung alot. Terutama ketika pihak HRD PMA, Yohanes hanya meminta beberapa perwakilan saja yang berbicara guna menyampaikan aspirasi karyawan lainnya.

“Saya minta satu dari teman-teman yang bisa mewakilkan aspirasi lainnya, setuju, ” seru HRD PMA Group, Yohanes kepada karyawannya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan hal itu sebetulnya tidak terlepas lantaran kondisi perusahaan yang sedang mengalami kesulitan.

Meski persoalan serupa sebelumnya juga pernah dialami pihaknya, namun ia berjanji akan berupaya mencarikan solusinya.

” Ini masalah bersama. Tidak saya pungkiri, persoalan serupa bahkan juga pernah terjadi tahun lalu, tapi penyelesaian pun berjalan lancar. Nah, maka dari itu kalau tidak hari ini, setidak-tidaknya Senin depan akan diselesaikan, ” janjinya kepada karyawan.

Meski hasil pertemuan tersebut masih dianggap beberapa karyawan tidak menemui sesuai yang harapannya.

Namun besar keinginan para karyawan, pihak manajemen PMA bisa memenuhi segala tuntutannya itu.

“Untuk aksi susulan, sampai saat ini belum ada memgarah ke sana. Tapi besar harapan kami pihak perusahaan bisa segera menyelesaikan masalah ini, ” tutup seorang karyawan AJP Mawardi kepada Metro Banjar.(Banjarmasin Post/Abdul Ghanie)

source