Tips Memilih KPR Rumah yang Tepat Sebelum Deal Kredit

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8789564982058749"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-8789564982058749"
     data-ad-slot="3476192182"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Tak semua orang mampu memberi rumah yang harganya selangit secara cash. Sebagian orang yang merasa belum mampu membeli secara cash memutuskan untuk membeli rumah secara kredit. Jika Anda pun tipe orang yang tertarik membeli rumah secara kredit melalui KPR, pastikan Anda tahu tips memilih KPR rumah sebelum deal kredit dengan pihak bank juga developer.

Apa sajakah tips memilih KPR rumah yang perlu Anda tahu sebelum deal kredit? Nah, pada kesempatan kali ini kami akan bagikan informasi selengkapnya untuk Anda. Jadi pahami sebelum memutuskan KPR rumah!

Tips Memilih KPR Rumah yang Tepat

Ukur kemampuan keuangan Anda dan lakukan simulasi cicilan

Bagi Anda yang ingin membeli rumah dengan cara kredit, hal pertama yang Anda harus pertimbangkan adalah soal simulasi cicilan yang ditetapkan. Apakah simulasi cicilan yang ditetapkan ini sesuai dengan kemampuan financial Anda atau tidak.

Cara melakukan penentuan dan pengukurannya adalah dengan melakukan simulasi cicilan KPR terlebih dahulu sebelum akad terjadi. Dari sini Anda bisa mengecek kemampuan financial Anda seperti biaya cicilan KPR per bulan berapa, biaya tambahannya berapa, bunganya seperti apa, jika ada keterlambatan pembayaran berapa dendanya dan masih banyak lagi.

Ketika melakukan pengecekan simulasi cicilan KPR, upayakan agar besar cicilan tidak lebih dari 30% dari total penghasilan keseluruhan. Agar bisa semakin untung, pastikan juga agar Anda memilih KPR yang menawarkan fitur bebas biaya karena akan lebih menguntungkan.

Baca dulu kontraknya dengan cermat

Ketika Anda membeli rumah, baik pembelian pertama atau pembelian kedua, baiknya Anda cermat dalam membaca kontraknya. Kontrak tersebut bisa berupa surat, dokumen penting dari bank atau agen penjual rumah.

Jika memang ketika membaca kontrak ada sesuatu yang Anda tidak mengerti maka jangan malu untuk bertanya kepada petugasnya. Hal ini akan membuat Anda lebih memahami isi kontrak dan tidak terjebak nantinya.

Hindari jebakan bunga rendah di awal pembayaran

Anda harus paham bahwa sistem kredit KPR terdiri dari dua jenis suku bunga yaitu suku bunga fix atau suku bunga tetap dan suku bunga floating atau suku bunga mengambang. Keduanya merupakan sistem bunga yang berbeda.

Suku bunga fix merupakan suku bunga yang nilainya dipatok tetap pada tingkat tertentu selama masa kredit berjalan. Sementara suku bunga floating merupakan suku bunga yang nilainya bisa berubah – ubah mengikuti aturan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Jadi pahami dulu semuanya. Kini marak penawaran KPR dengan bunga rendah yang seringkali diminati konsumen padahal sebenarnya pembayaran beban bunga di tahun – tahun berikutnya lebih tinggi. Anda harus paham bahwa KPR dengan bunga rendah namun periode pendek bukan menjamin cicilannya juga akan lebih murah.

Seperti contohnya, KPR bank Z menawarkan promo bunga rendah dengan bunga fix 6% selama 2 tahun pertama. Kemudian di tahun ketiga, Anda harus membayar cicilan KPR dengan floating rate sesuai aturan sistem bunga yang berlaku. Sudah pasti cicilan yang Anda harus bayarkan sejak tahun ketiga lebih tinggi dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya karena sistem bunganya pun sudah berbeda. Jika dihitung menyeluruh, bisa jadi Anda yang merugi karena beban bunga yang sangat membengkak sejak tahun ketiga.

Pertimbangkan uang muka yang Anda siapkan

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8789564982058749"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-8789564982058749"
     data-ad-slot="3476192182"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Tips memilih KPR rumah yang selanjutnya perlu jadi bahan pertimbangan adalah kemampuan Anda memberikan uang muka. Semakin besar uang muka yang sudah Anda siapkan tentu akan semakin ringan juga cicilan per bulan yang Anda harus bayarkan.

Jadi jika Anda memiliki dana lebih, tak ada salahnya jika Anda maksimalkan untuk menggunakannya sebagai down payment sehingga Anda bisa memilih jangka waktu pelunasan lebih pendek dan bisa memperkecil jumlah angsuran bulanan yang Anda harus bayarkan.

Kenali kondisi keuangan Anda

Sebelum Anda benar – benar mengajukan sistem kredit KPR, cobalah untuk Anda diskusikan terlebih dahulu dengan pihak bank tentang cicilannya.

Hitung secara seksama dengan uang muka yang Anda punya berapa cicilan yang Anda harus bayarkan setiap bulannya sampai jangka waktu pelunasan berakhir. Dengan begitu Anda bisa memiliki peta pembayaran yang membuat Anda bisa memanajemen keuangan ke depannya.

Itulah beberapa aspek penting sebagai tips memilih KPR rumah yang tepat agar Anda bisa lebih nyaman selama mencicil rumah dan keuangan Anda juga terorganisir. Semoga ulasan yang kami bagikan di atas menjadi informasi yang membawa manfaat khususnya bagi Anda yang akan kredit rumah KPR.

Tips-memilih-kredit-tanpa-agunan