Mengapa Freelance Bagus Untuk Kariermu

Peluang kerja semakin lebar, dan akan terus begitu seiring berkembangnya teknologi. Teknologi telah membuka banyak peluang, seperti remote working, menjadi mitra transportasi online, hingga bisnis online shop yang bisa kita jalani, bahkan jika sudah punya pekerjaan tetap. Teknologi secara positif telah merubah tren kerja di masa depan.

Jangan ragu kalau kamu mau mencoba kesempatan untuk kerja freelance, yang penting kamu bisa mengatur waktu agar tidak mengganggu pekerjaan utama atau studimu. Apalagi di tengah pandemi yang diprediksi baru selesai pada bulan Juni akhir, kamu bisa mempertimbangkan freelance untuk menjadi pekerjaan utama jika kamu mengalami PHK atau dirumahkan oleh perusahaan. Selain menambah penghasilan sampingan—bagi kamu yang sudah punya pekerjaan, ada beberapa alasan menarik bahwa kerja freelance bagus untuk kariermu nanti.

Tidak terbatas pada satu profesi

Mungkin kamu sebelumnya agak sibuk, bingung mau mencoba-coba hal baru, atau memang tidak nyaman untuk melakukannya. Kalau kamu ingin mengembangkan skill atau hal-hal baru tanpa mengorbankan waktu untuk pekerjaan utama, kamu bisa mulai dengan mencoba freelance yang resiko kerjanya relatif aman dibanding kerja full-time kantoran. Siapa tahu kalau hasil kerja freelance-mu bagus, ada kesempatan karier yang lebih baik.

Passion-mu dapat menghasilkan uang

Kamu punya passion atau bakat terpendam yang ingin dieksplor, tapi terlalu sibuk karena kerjaan utama yang menyita waktu. Mungkin kamu hobi dan jago bikin kue, jago desain grafis, atau hobi membuat kerajinan tangan, dan kamu ingin menjualnya ke market yang segmented. Dengan berbagai platform media sosial atau media di internet lainnya, kamu bisa menjual hasil karyamu di sana dengan biaya yang relatif kecil, bahkan bisa dibilang gratis loh. Kalau ada bakat atau paham digital marketing, bukan tidak mungkin hasil karyamu akan dikenal lebih luas dan laku keras. Bagi kamu yang mengalami PHK, ini bukan soal passion lagi, tapi dapat menjadi pekerjaan utama untuk tetap berpenghasilan di tengah pandemi ini.

Menjadi bisnis sampingan? Kenapa enggak?

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa bsinis online tidak memerlukan biaya yang besar, sehingga resiko gagal bisnis menjadi kecil, dan itu bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis sampinganmu menjadi lebih besar. Daripada menyewa toko atau ruko yang menghabiskan banyak uang, ditambah lagi harus membeli inventaris lainnya, kamu bisa membuat website yang simpel untuk bisnismu, kemudian promosikan website tersebut dan minta feedback agar tampilan atau fitur dari web tersebut bisa lebih maksimal.

Melatih kreativitas dan jiwa entrepreneur kalian

Pekerjaan utama kita, bisa dibilang adalah sumber pemasukan utama untuk bertahan hidup. Tapi bukan berarti kita tidak ada kesempatan untuk mendapat penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama kita. Internet adalah gerbang menuju dunia yang tanpa batas. Selain mengasah kemampuan atau jiwa enterpreneur kita lewat freelance atau crafting something to sell, kita telah menambah nilai jual di mata perusahaan dan juga karier kita. Pencapaian yang telah kita lakukan—terlepas dari berhasil atau tidaknya—akan memperkuat CV kalian dan meyakinkan para rekruter.

Tren kerja di masa depan akan sepenuhnya berbasis digital. Apalagi sudah mulai banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan Work from Home yang mungkin akan makin mengubah tren ini. Perusahaan start-up akan terus berkembang dan bertransformasi mengikuti kebutuhan konsumen. Bukan hal yang aneh lagi jika para pegawai kantoran full-time nantinya mempunyai kerjaan sampingan—seperti freelance—di luar jam kerja, atau mengurus online shopnya masing-masing.