Aksi Demo Jangan Jadi Referensi Penilaian Para Karyawan Secara Personaliti | DPRD Saleh Al-hamid



Legislator senior DPRD Mimika Saleh Al-hamid mewanti agar tidak terjadi PHK massal atas aksi demo karyawan Freeport di Tembagapura akibat berbulan-bulan terisolasi di areal kerja dataran tinggi.

Sekretaris Komisi C itu mengungkapkan, ada sebab-akibat dalam aksi demo selama 4 hari ribuan karyawan memblokade akses jalan di Ridge Camp mil 72 itu.
Alasan rindu keluarga dan butuh relaksasi dari aktifitas kerja, menjadi pendorong utama aksi yang menuntut dua poin, yaitu aktifnya kembali Shift Day Off dan bonus finansial karena tetap bekerja di masa pandemi.

Saleh membenarkan aksi demo yang terjadi beberapa hari itu pasti berdampak pada operasional dan aktifitas pertambangan yang tentunya merugikan PTFI dari segi produktifitas. Namun demo itu dimintanya tidak dijadikan tolak ukur atau referensi manajemen untuk menilai para karyawan secara personaliti telah melanggar etos kerja.
Ia meminta perusahaan memaklumi aksi itu, karena desakan biologis dan psikologis manusia.

Mantan ketua Komisi A DPRD periode lalu Saleh Al-hamid menambahkan, para karyawan juga diminta untuk mengawal pembayaran bonus finansial berkaitan dengan pandemi agar segera terealisasi, sebagaimana tertera dalam Interoffice Memorandum manajemen perusahaan.

Kesempatan off day ini dimintanya agar bisa dimanfaatkan para karyawan Freeport agar bisa menikmati waktu berkualitas bersama keluarga di Kota Timika, sebelum nantinya kembali ke aktifitas pekerjaan ke Tembagapura.(TB)

source